Tata Lingkungan

 Pasal 7

  1. Bidang Tata Lingkungan mempunyai tugas mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan inventarisasi rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, kajian lingkungan hidup strategis, kajian dampak lingkungan dan laboratorium lingkungan.
  2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bidang Tata Lingkungan mempunyai fungsi :

  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian inventarisasi rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, kajian lingkungan hidup strategis dan kajian dampak lingkungan;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyelenggaraan laboratorium lingkungan;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian inventarisasi data dan informasi sumber daya alam;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyusunan dokumen RPPLH, penyusunan NSDA dan LH, penyusunan status lingkungan hidup daerah, penyusunan indeks kualitas lingkungan hidup, penyusunan kajiang lingkungan hidup srategis provinsi, dan penyusunan tim kajian dokumen lingkungan hidup yang transparan (komisi penilai, tim pakar dan konsultan);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyusunan instrumen ekonomi lingkungan hidup (PDB dan PDRB hijau, mekanisme insentif disinsentif, pendanaan lingkungan hidup)
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP dan RPJM, koordinasi tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan, koordinasi penyusunan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup ( Amdal, UKL-UPL, Izin Lingkungan, Audit LH, Analisis Resiko LH) ;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penentuan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  • h. penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian sinkronisasi RLPLH nasional, pulau/kepulauan ekoregion;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian sosialisasi kepada pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pengesahan kajian lingkungan hidup strategis;
  • k. penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pelaksanaan fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan KLHS dan fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RPPLH dan KLHS;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL Dan UKL-UPL);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pelaksanaan proses izin lingkungan;
  • pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang tata lingkungan;dan
  • pelaksanaan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan kewenangannya.

     3. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan dan menyusun kebijakan teknis inventarisasi RPPLH dan KLHS, kajian dampak lingkungan;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan inventarisasi rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, kajian lingkungan hidup strategis dan kajian dampak lingkungan;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyelenggaraan laboratorium lingkungan;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan inventarisasi data dan informasi sumber daya alam;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyusunan Dokumen RPPLH, penyusunan NSDA dan LH, penyusunan status lingkungan hidup daerah, penyusunan indeks kualitas lingkungan hidup, penyusunan kajiang lingkunganhidup srategis provinsi, dan penyusunan tim kajian dokumen lingkungan hidup yang transparan (komisi penilai, tim pakar dan konsultan);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyusunan instrumen ekonomi lingkungan hidup (PDB dan PDRB hijau, mekanisme insentif disinsentif, pendanaan lingkungan hidup)
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP dan RPJM, koordinasi tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan, koordinasi penyusunan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup ( Amdal, UKL-UPL, Izin Lingkungan, Audit LH, Analisis Resiko LH) ;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penentuan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan sinkronisasi RLPLH nasional, pulau/kepulauan ekoregion;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan sosialisasi kepada pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pengesahan kajian lingkungan hidup strategis;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan KLHS dan fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur, mengendalikan, memantau dan mengevaluasi Pelaksanaan RPPLH dan KLHS;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL Dan UKL-UPL);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan Proses Izin Lingkungan;
  • melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kinerja bidang tata lingkungan;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan kewenangannya.

     4.  Bidang Tata Lingkungan terdiri atas:

  • Seksi Inventarisasi RPPLH dan KLHS;
  • Seksi Kajian Dampak Lingkungan;
  • Seksi Labotarium Lingkungan.

Pasal 8

  1. Seksi Inventarisasi RPPLH dan KLHS mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi inventarisasi RPPLH dan KLHS.
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan inventarisasi RPPLH dan KLHS
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis inventarisasi RPPLH dan KLHS
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data inventarisasi RPPLH dan KLHS
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan inventaris data dan informasi sumber daya alam;
  • Menyiapkan bahan dan melaksanakan peyusunan RPPLH, penyusunan NSDA dan LH, penyusunan status lingkungan hidup daerah, penyusunan indeks kualitas lingkungan hidup daerah, penyusunan kajian lingkungan hidup strategis provinsi;
  • penyusunan instrumen ekonomi lingkungan hidup (PDB dan PDRB hijau, mekanisme insentif disinsetif, pendanaan lingkungan hidup);
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pemuatan RPPLH dalam RPJP dan RPJM dan koordinasi penyusunan tata ruang yang berbasis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RPPLH dan KLHS;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penentuan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan sinkronisasi RLPLH nasional, pulau/kepulauan dan ekoregion;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan sosialisasi pada pemangku kepentingan tentang RPPLH;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengesahan kajian lingkungan hidup strategis;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan fasilitasi keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan KLHS dan fasilitasi pembinaan penyelenggaraan KLHS;
  • menyiapkan bahan dan menyusun sistem informasi Lingkungan Hidup;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja inventarisasi RPPLH dan KLHS;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

Pasal 9

  1. Seksi Kajian Dampak Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi kajian dampak lingkungan.
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaimana berikut:

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan kajian dampak lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis kajian dampak lingkungan;
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data kajian dampak lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi penyusunan instrumen pencegahan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup (Amdal, UKL-UPL, Izin Lingkungan, Audit LH, Analisis Resiko LH)
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan penilaian terhadap dokumen lingkungan (AMDAL Dan UKL-UPL);
  • menyiapkan bahan dan menyusun tim kajian dokumen lingkungan hidup yang transparan (Komisi Penilai, Tim Pakar dan Konsultan);
  • menyiapkan bahan dan memproses izin lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja kajian dampak lingkungan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

Pasal 10

  1. Seksi Laboratorium Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi laboratorium lingkungan.
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan laboratorium lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pengelolaan laboratorium penelitian kualitas lingkungan, rekayasa kemapuan hayati lingkungan, pengembangan pemeriksaan dan analisis contoh uji, penetapan hasil AMDAL, UKL-UPL, Dan SPPL serta pembinaan pengembangan dan pengelolaan laboratorium;
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data pelaksanaan pengembangan dan pengolahan laboratorium penelitian kualitas lingkungan, rekayasa kemampuan hayati lingkungan, pengembangan pemeriksaan dan analisa contoh uji serta penetapan hasil AMDAL;
  • menyiapkan bahan, melaksanakan, mengembangkan dan mengelola laboratorium serta memberikan fasilitas layanan jasa sarana pendidikan dan pelatihan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pengawasan kualitas metodologi pengujian dan hasil uji laboratorium serta melakukan pengujian contoh limbah dan kualitas lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemeliharaan dan perawatan peralatan serta pengadaan bahan-bahan laboratorium;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka koordinasi pengawasan kualitas metodologi pengujian dan hasil uji laboratorium;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan evaluasi dan analisa terhadap hasil pengembangan dan pengelolaan laboratorium serta pengawasan kualitas metodologi pengujian contoh limbah dan kualitas lingkungan;
  • meyiapkan Bahan Dan mengolah laporan hasil pelaksanaan pengembangan dan pengelolaan laboratorium seta pengawasan kualitas metodologi pengujian contoh limbah dan kualitas lingkungan;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan sumber daya manusia laboratorium ;
  • menyiapkan dan menyediakan sarana prasarana laboratorium;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja laboraturium lingkungan;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.