Pengelolaan Sampah dan Limbah B3

 Pasal 11

  1. Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 mempunyai tugas mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pengurangan sampah, penangangan sampah dan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
  2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bidang Pengelolaan Sampah dan dan Limbah B3 mempunyai fungsi :

  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian perumusan kebijakan pengurangan sampah, penanganan sampah di kabupaten, perizinan pengolahan sampah, pengangkutan sampah dan pembinaan, pengawasan kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (badan usaha);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyusunan informasi pengelolaan sampah tingkat kabupaten;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penetapan target pengurangan sampah dan prioritas jenis sampah untuk setiap kurun waktu tertentu;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pembatasan timbunan sampah kepada Produsen;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penggunaan bahan baku produksi dan kemasan yang mampu diurai oleh alam;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pendaur ulangan sampah (TPS3R dan Bank Sampah);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyediaan fasilitas pendaur ulangan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemanfaatan kembali sampah dari produk dan kemasan produk;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian peningkatan fungsi saluran drainase;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemilahan, pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyediaan sarana prasarana penanganan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemungutan retribusi atas jasa layanan pengelolaan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penetapan lokasi tempat TPS, TPST dan TPA sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyusunan dan pelaksanaan sistem tanggap darurat pengelolaan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pelaksanaan kerjasama dengan kabupaten/kota lain dan kemitraan dengan badan;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian usaha pengelola sampah dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pengembangan investasi dalam usaha pengelolaan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemrosesan akhir sampah yang diselenggarakan oleh swasta;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pengawasan kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (Badan Usaha);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyusunan perencanaan tempat pemrosesan akhir (TPA);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian operasional dan pemeliharaan di tempat pemrosesan akhir (TPA);
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian inventarisasi peralatan yang digunakan pada lokasi TPA, dan urusan pencatatan dan inventarisasi penampungan/pembuangan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemanfaatan sampah di TPA dengan berbagai teknologi pemanfaatan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyediaan sarana prasarana untuk pemprosesan akhir;
  • pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang pengelolaan sampah dan limbah B3;dan
  • pelaksanaan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

     3.  Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  • menyiapkan bahan dan menyusun kebijakan teknis pengurangan sampah, penanganan sampah di kabupaten, perizinan pengolahan sampah, pengangkutan sampah dan pembinaan, pengawasan
  • kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (Badan Usaha);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyusunan informasi pengelolaan sampah tingkat kabupaten;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penetapan target pengurangan sampah dan prioritas jenis sampah untuk setiap kurun waktu tertentu;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pembatasan timbunan sampah kepada produsen;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penggunaan bahan baku produksi dan kemasan yang mampu diurai oleh alam;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pendaur ulangan sampah (TPS3R dan Bank Sampah);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyediaan fasilitas pendaur ulangan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pemanfaatan kembali sampah dari produk dan kemasan produk;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan peningkatan fungsi saluran drainase;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pemilahan, pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyediaan sarana prasarana penanganan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pemungutan retribusi atas jasa layanan pengelolaan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penetapan lokasi tempat TPS, TPST dan TPA sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyusunan dan pelaksanaan sistem tanggap darurat pengelolaan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pelaksanaan kerjasama dengan Kabupaten/Kota lain dan Kemitraan dengan Badan;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan usaha pengelola sampah dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pengembangan investasi dalam usaha pengelolaan sampah;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pemrosesan akhir sampah yang diselenggarakan oleh swasta;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan pengawasan kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (Badan Usaha);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan penyusunan perencanaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA);
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan operasional dan pemeliharaan di tempat pemrosesan akhir;
  • menyusun program, mengoordinasikan, membina, mengatur dan mengendalikan inventarisasi peralatan yang digunakan pada lokasi TPA, dan urusan pencatatan dan inventarisasi penampungan/pembuangan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian pemanfaatan sampah di TPA dengan berbagai teknologi pemanfaatan sampah;
  • penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, dan pengendalian penyediaan sarana prasarana untuk pemprosesan akhir; dan
  • pelaksanaan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

     4.   Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 terdiri atas :

            1. Seksi Pengurangan Sampah

            2. Seksi Penanganan Sampah

            3. Seksi Limbah Bahan Berbahaya Beracun

Pasal 12

  1. Seksi Pengurangan Sampah mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi pengurangan sampah
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan pengurangan sampah;
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pengurangan sampah;
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data pengurangan sampah;
  • menyusun informasi pengelolaan sampah tingkat kabupaten;
  • menyiapkan bahan dan menetapkan target pengurangan sampah dan prioritas jenis sampah untuk setiap kurun waktu tertentu;
  • menyiapkan bahan dan membina pembatasan timbunan sampah kepada produsen;
  • menyiapkan bahan dan membina penggunaan bahan baku produksi dan kemasan yang mampu diurai oleh alam;
  • menyiapkan bahan dan membina pendaur ulangan sampah (TPS3R dan Bank Sampah);
  • menyiapkan bahan dan menyediakan fasilitas pendaur ulangan sampah;
  • menyiapkan bahan dan membina pemanfaatan kembali sampah dari produk dan kemasan produk;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan peningkatan fungsi saluran drainase;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja pengurangan sampah;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.
Pasal 13

  1. Seksi Penanganan Sampah mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi penanganan sampah.
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan penanganan sampah;
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis penanganan sampah;
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data penanganan sampah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan koordinasi pemilahan, pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA;
  • menyiapkan bahan dan menyediakan sarana prasarana penanganan sampah;
  • menyiapkan bahan dan memungut retribusi atas jasa layanan pengelolaan sampah;
  • menyiapkan bahan penetapan lokasi tempat TPS, TPST dan TPA sampah;
  • menyiapkan bahan penyusunan dan pelaksanaan sistem tanggap darurat pengelolaan sampah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan kerjasama dengan kabupaten/kota lain dan kemitraan dengan badan usaha pengelola sampah dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah;
  • menyiapkan bahan dan mengembangkan investasi dalam usaha pengelolaan sampah;
  • menyiapkan dan menyusun bahan kebijakan perizinan pengolahan sampah, pengangkutan sampah dan pemrosesan akhir sampah yang diselenggarakan oleh swasta;
  • menyiapkan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (badan usaha);
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan dan pengawasan kinerja pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh pihak lain (badan usaha);
  • menyiapkan bahan dan menyusun perencanaan tempat pemrosesan akhir (TPA);
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan operasional dan pemeliharaan di tempat pemrosesan akhir (TPA);
  • menyiapkan dan menginventarisir peralatan yang digunakan pada lokasi TPA;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemanfaatan sampah di TPA dengan berbagai teknologi pemanfaatan sampah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan urusan pencatatan dan inventarisasi penampungan/pembuangan sampah penyediaan sarana prasarana untuk pemrosesan akhir;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja bidang penanganan sampah;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

Pasal 14

  1. Seksi Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun mempunyai Tugas melaksanakan koordinasi dan memberikan bimbingan teknis, fasilitasi dan supervisi limbah bahan berbahaya dan beracun.
  2. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut :

  • menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan limbah bahan berbahaya dan beracun
  • menyiapkan bahan perumusan penyusunan kebijakan perizinan penyimpanan sementara limbah B3 (pengajuan, perpanjangan, perubahan dan pencabutan) dalam daerah;
  • menyiapkan bahan perumusan penyusunan kebijakan perizinan pengumpulan dan pengangkutan limbah B3 (pengajuan, perpanjangan, perubahan dan pencabutan) dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis limbah bahan berbahaya dan beracun;
  • mengumpulkan, mengolah, mengalisis dan menyajikan data limbah bahan berbahaya dan beracun;
  • menyiapkan bahan dan memproses perizinan penyimpanan sementara limbah B3 dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan memproses perizinan pengangkutan limbah B3;
  • menyiapkan bahan dan memproses perizinan bagi pengangukutan limbah B3 menggunakan alat angkut roda 3 (tiga) dilakukan dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan memproses perizinan penimbunan, pengelolaan lanjutan pembakaran dengan incenerator limbah B3 medis dilakukan dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan memproses perizinan penguburan limbah B3 medis dilakukan dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan pengawasan penyimpanan sementara limbah B3 dalam daerah;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan dan pengawasan pengelolan dan penyimpanan sementara limbah B3 medis terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dalam satu daerah kabupaten/kota;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan Pemantauan dan pengawasan terhadap pengolahan, pemanfaatan, pengangkutan dan penimbunan limbah B3;
  • menyiapkan bahan dan melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun laporan kinerja bidang limbah B3;dan
  • melaksanakan tugas lain sesuai bidang tugas dan kewenangannya.