Senin, 14 Agustus 2017

Rangkaian Acara Tapin Environment Week 2017



Tapin Environment Week (TEW) 2017 ,- Bupati Tapin HM Arifin Arpan MM membuka secara resmi Tapin Environment Week 2017, berlokasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rantau Baru pada hari Kamis, tanggal 10 Agustus 2017 beberapa hari yang lalu. Selain sekolah-sekolah di lingkungan Kabupaten Tapin, acara tersebut juga di isi oleh beberapa pengembang/perusahaan perumahan yang ada di Kabupaten Tapin.

Setelah dibuka, rangkaian acara TEW 2017 langsung dilanjutkan dengan lomba antar sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Lomba yang diikuti antara lain adalah lomba stand pameran lingkungan hidup (tim), lomba vertical garden (tim) dan lomba melukis pot bunga (perorangan).

Untuk stand pameran lingkungan, para peserta dituntut untuk lebih bisa berkerasi dan kreatif dalam mengolah bahan bekas menjadi barang yang lebih menarik dari sebutan barang yang telah dibuang atau sampah. Dari beberapa barang hasil kreasi peserta stand, ada yang memiliki nilai jual apabila dikelola lebih lanjut dengan baik.



Stand Pameran Lingkungan Hidup
Stand Pameran Lingkungan Hidup
Stand Pameran Lingkungan Hidup
Stand Pameran Lingkungan Hidup


Cara unik pemanfaatan limbah botol bekas
Vertical Garden
Vertical Garden
Vertical Garden


Peserta tampak begitu antusias saat mendapatkan pengarahan dari panitia dan juri mengenai teknis dan mekanisme lomba yang akan diikuti. peserta terbanyak dalam lomba yang diadakan dalam rangkaian TEW 2017 adalah melukis pot bunga. beberapa dari peserta ada yang tampak canggung saat melukis di media pot, ada juga yang tampak lihai karena tahun lalu sudah pernah mengikuti lomba serupa.
Waktu yang diberikan kepada semua peserta untuk menyelesaikan tugas mereka dalam lomba sebanyak 4 jam, setelah 4 jam berakhir semua peserta diwajibkan untuk berhenti melakukan tugas mereka dan menjauh dari lokasi lomba agar bisa dilakukan penilaian oleh juri.
Melukis Pot Bunga
Melukis Pot Bunga
Kunjungan Bapak Bupati ke stand pameran lingkungan hidup salah satu peserta lomba
Kunjungan Bapak Bupati ke stand pameran lingkungan hidup salah satu peserta lomba
Sasaran utama dalam acara TEW 2017 ini adalah pelajar sekolah, generasi penerus bangsa agar lebih mencintai lingkungan. sehingga tema dalam TEW 2017 ini adalah "urang tapin cinta lingkungan", dengan maksud dapat merangsang pelajar lebih menjaga, melestarikan dan lebih peduli dengan lingkungan dimana mereka berada. baik itu di lingkungan sekolah, lingkungan mereka bermain maupun lingkungan tempat tinggal mereka. menjaga atau mencintai lingkungan bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti memanfaatkan barang bekas disekitar yang tidak terpakai ataupun tidak memiliki nilai jual kemudian diolah menjadi sesuatu barang yang berguna atau bahkan bisa dijual dan menghasilkan uang.
Hari kedua rangkaian acara TEW 2017 dilaksanakan pada hari minggu, tanggal 13 Agustus 2017 berlokasi di samping hutan kota rantau. Pada hari tersebut diadakan beberapa lomba, diantaranya lomba fotografi, lomba layang-layang hias berbahan 3R dan lomba ketangkasan oleh pasukan kuning.


Hasil lomba fotografi dengan tema "urang tapin cinta lingkungan"
Hasil lomba fotografi dengan tema "urang tapin cinta lingkungan"
Peserta layang-layang hias 3R

Pemenang lomba layang-layang hias 3R

Lomba adu ketangkasan pasukan kuning


Secara keseluruhan, acara Tapin Environment Week 2017 berjalan dengan lancar. Semoga pesan cinta lingkungan dalam acara TEW 2017 ini bisa lebih menyadarkan khususnya Urang Tapin untuk bisa mencintai lingkungan sekitar.


Diolah dari berbagai sumber.

Kamis, 03 Agustus 2017

Kabupaten Tapin Raih Adipura Buana Kedua

Kabupaten Tapin Raih Adipura Buana Kedua


Rantau - Kabupaten Tapin kembali meraih Anugerah Adipura Buana yang langsung diterima oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan pada acara puncak Malam Anugerah Lingkungan di Audotorium Gedung Plaza Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa.


Menurut Bupati, penghargaan Adipura yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan DR Ir Siti Nurbaya Bakar merupakan penghargaan yang kedua kalinya.



"Penghargaan ini adalah  milik seluruh masyarakat Tapin, karena keberhasilan ini diperoleh berkat  dukungan semua sektor, baik masyarakat, Pemkab, dan Perusahaan yang ada di Tapin.



Dikatakan Arifin, keberhasilan Kabupaten Tapin dalam mempertahankan Adipura malah menjadi pecut bagi ia dan seluruh jajarannya agar terus belajar dan peduli dalam melestarikan  lingkungan.



"Karena Adipura bukanlah suatu tujuan utama, namun penghargaan ini, merupakan salah satu barometer kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kelestarian lingkungan," katanya.



Diharapkan, dengan penghargaan tersebut, akan memacu seluruh pihak terkait untuk terus  berbuat yang terbaik bagi Tapin tercinta ini diantaranya melakukan penanaman pohon untuk sedekah oksigen demi terciptanya Tapin yang nyaman, teduh, indah dan sehat.



Disamping itu, banyak inovasi -inovasi baru yang telah dilakukan di Kabupaten Tapin terkait dengan Lingkungan, diantaranya penghijauan,  kebersihan, persampahan, penanaman bambu serta serai wangi di ekstambang.
Selain itu, kepedulian dan peran  masyarakat dan pihak ketiga terhadap kelestarian lingkungan di wilayah Tapin sudah cukup baik.



"Sebagaimana arahan Bapak Presiden H Joko Widodo pada hari Puncak Hari  Lingkungan Hidup 2017 dan Landmark Hutan Indonesia, bahwa setiap orang harus menanam pohon minimal 25 pohon seumur hidup , ini sangat bagus untuk disosialisasikan kepada masyarakat, " kata  HM Arifin.